Dimanakah Jelita Berada?

Cerita Cinta. Dimanakah Jelita Berada!.

Kukatakan Cinta Dengan Sekeping Uang Logam

Ngak tau apa yang harus aku tulis dalam blog aku untuk menambahkan cerita tentang mengenal wanita bernama jelita. Jelita adalah nama samaran dari seorang wanita yang aku gak mengenalnya sampai saat ini. 


Artikel terkait:
  1. Cerita Cinta tuk Jelita apakah Mencintaiku
  2. Cerita Cinta belum Mengenal Jelita
  3. Cerita Cinta Dimanakah Jelita
Orintasi Mahasiswa merupakan awal dari mengenal jelita sekitar tahun 1996. Jelita berasal darimana? sayapun tak tahu dan cerita ini sangat panjang samapi aku lulus kuliah. 

Mungkin Jelita tidak akan mengenal aku dan melupakan aku karena aku tidak mengenal djelita. Dan juga sudah menemukan cinta sejatinya. Hanya ini yang bisa kuucapkan.

Semoga jelita menemukan cinta sejatinya dan hidup bahagia. 

Ide dari pembuatan judul diatas adalah dimana tempat telpon umum yang pernah memberikan inspirasi dari penulisan blog ini ternyata saya cek di Google Map masih ada dan dalam kondisi bersih. Dan pada waktu aku hanya membawa uang 100 perak. Aku ngak habis pikir kenapa aku beranikan diri untuk telfon pada malam hari itu.

Lanjut cerita sesosok gadis dalam impin ataupun dalam dunia imajinasi bernama jelita merupakan seorang gadis yang memiliki prinsip hidup dan juga memiliki paras yang membwrikan kenyamanan bagi yang melihatnya akan tetapi penulis artikel ini belum mengenal jelita.

Secara pribadi cerita tidak akan saya perpanjang karena saya lupa dengan jelita dan dari mana asal jelita sampai saat ini. Semua adalah imajinasi saya dan juga merupakan awal dari keterpurukan saya. Ngak akan aku ingat karena aku pelupa bukan untuk melupakan dan juga masa saat ini harusnya dihadapi dengan lapang dada dan menerima apa yang ada jalan masih membentang sebaiknya aku lalui dengan rasa bangga dan bersyukur atas apa yang dikaruniakan olah Nya untukku.

Inti dari cerita ini adalah jangan mudah menyerah dan juga setidaknya mengadapai kenyataan yang ada baik secara psikologi maupun secara spiritual karena semua ada hikmanya. 

Malam berganti malam dan hari berganti hari, seorang gadis bernama Jelita memberikan garapan untuk lebih bisa menerima kekurangan ataupun harapan semu. Sepintas kulihat dan kucari di Google maps dunia ini begitu luas seluas angan ataupun harapan yang tidak putus selama keyakinan slalu digengam. Harapan demi harapan diwaktu itu membuat hati menjadi bahagia biarpun bukan untuknya menerima jawaban waktu itu bukan hal yang menyakitkan karena dalam kontek yang berbeda harapan sirna bukan berarti menjadikan diri lemah akan tetapi berharap tanpa ada untaan kata- kata akan menjadi sirna.

Dan juga saya ucapkan banyak terima kasih kepada teman yang slalu memberikan motifasi dalam diri secara individu maupun bersama.

Cerita ini adalah cerita imajinasi penulis blog dan juga memberikan motivasi kepada pembaca blog ini bahwa cinta itu tidak segalanya dan jangan patah menyerah oleh cinta karena cinta diri bisa lebih dewasa dan juga tidak boleh menyerah karena cinta. Sayapun duduk sembari memegang papan ketik untuk menulis konten blog dan juga berfikir jauh kebelakang sambil mengingat masa cinta pada waktu itu. Akupun berfikir lebih dalam sedalam rasa dan asa tengelam di kesunyian malam sambil menghisap rokok yang hampir habis dan bibirkun panas sepanas mataku yang menatap monitor sambil meluanfjan waktu tuk menulis di Facebook.

Cinta sejati adalah pasangan hidupmu saat ini

Kuluangkan sedikit waktu tuk membahas cinta sejati, terpikir olehku masuk dalam masa dimana aku bertanya tentang jodohnya. Kenapa orang tua dulu banyak yang dijodohkan dan merasa nyaman, langgeng sampai ajal menjemput. Akan tetapi pada saat ini tahun 2018 kebanyakan berbicara tentang pilihan hidupnya! Entah esok, atau lusa atau lain waktu aku bisa memahami atau setidaknya berfikir positif tentang cinta sejati.

Penulis blog sedikit banyak belajar dari pengalaman dan apabila ada kesamaan tokoh maupun cerita penulis secara pribadi memohon Ma'af dan juga trima kasih sudah menyempatkan diri membaca artikel ini.

Nice day,
Blogger
Disqus

No comments